SOCIAL MEDIA

[Resensi] Love O2O – Gu Man

25 October 2017


🎀 Detail Buku

🎀 Blurb

🎀 Sinopsis

Bei Wei Wei tiba-tiba saja diajak bercerai oleh suami virtualnya. Kabarnya, 'suaminya' itu mau menikahi cewek gamer paling cantik di jagat dunia online game. Meski terkejut, Wei Wei mengiakan saja permintaan cerai itu karena baginya pernikahan di dunia online game tidak berarti apa-apa, hanya sebatas game.

Tetapi, kejutan yang Wei Wei terima tidak berhenti sampai di situ saja. Setelah bercerai, tiba-tiba saja dia dilamar oleh gamer nomor satu, Yi Xiao Nai He, yang dijuluki sebagai Tuan Dewa. Sang gamer terhebat itu berdalih dia membutuhkan kemampuan Wei Wei untuk mengikuti kompetisi game yang terkenal sulit. Tentu saja, Wei Wei dengan senang hati menerima ajakan menikah itu.

Di dunia nyata, Wei Wei adalah seorang mahasiswi. Kehidupannya di dunia nyata tidak seheboh di dunia maya. Dia tinggal di asrama kampus bersama tiga orang temannya. Kegiatannya sehari-hari hanya kuliah, belajar di perpustakaan, mengerjakan tugas, dan fangirling-in Tuan Muda Xiao Nai yang oh-so-perfect bareng ketiga teman sekamarnya. Ya, Wei Wei adalah gadis biasa yang menjalani kehidupan normal seperti orang kebanyakan, kecuali kenyataan bahwa dia salah satu gamer cewek paling kuat dan berparas cantik jelita.

Akan tetapi, pernikahan virtualnya dengan Tuan Dewa lambat laun memberikan perubahan pada diri Wei Wei. Dulu dia tidak peduli dengan kehidupan di dunia online game, tapi sejak mengenal Tuan Dewa, dia jadi mulai memikirkan dan ingin bertemu dengan suami virtualnya itu. Tapi, yang nggak pernah dia sangka, Tuan Dewa justru membuatnya bertemu dengan orang-orang yang tak pernah diduganya sama sekali.


🎀 Ulasan

Novel Love O2O ini gaya narasinya ringan dan mengalir dengan plot maju. Di awal cerita, plotnya cepet banget sampai bikin aku susah sekali buat mengerem kecepatan bacaku. Ide ceritanya unik, manis, dan ringan banget. Saking ringannya, aku selesai baca novel ini dalam waktu kurang lebih enam belas jam saja! Agak nyesel juga sih kenapa nggak dihemat-hemat aja, gitu. Tapi, gimana lagi, novel ini emang beneran enak banget dibacanya sih 😄


Di separuh pertama novel ini, aku sering banget ngakak gara-gara interaksi Wei Wei dengan tiga sahabatnya yang kocak dan dengan para gamer cowok anggota kelompoknya yang gokil abis. Tuan Dewa juga sering ‘memeriahkan’ suasana dengan komentar-komentarnya yang pendek tapi makjleb. Tapi, ada juga sih lelucon mereka yang nggak bisa kupahami sama sekali. You know, cross-cultural understanding stuff. Biasa kejadian mah ini kalo lagi baca novel terjemahan 😅

“[Cai Mi Zhu]: Yi Xiao, untuk apa kau membeli bulu es? Apa kau juga ingin membuat senjata baru?
[Yi Xiao Nai He]: Tidak berminat.
[Cai Mi Zhu]: (ekspresi bingung) Lalu, untuk apa kau membelinya?
[Yi Xiao Nai He]: Untuk mainan istriku.
Wei Wei tercengang. Tuan Dewa memang hebat dalam membuat orang kesal.” –hlm. 139.

👆👆👆 Aku setuju banget 😂😂😂

Sayangnya, di separuh akhir novel ini, kecepatan alur menurun drastis. Narasi lebih banyak menceritakan tentang kehidupan Wei Wei di dunia nyata. Biarpun begitu, nggak sampai bikin aku bosan, karena tulisan Gu Man benar-benar enak diikuti. Setting online game juga makin terasa. Terus terang saja, aku sering kali roaming tiap kali membaca istilah-istilah game di novel ini, walaupun penerjemah sudah menyertakan penjelasannya di catatan kaki.

Konfliknya nggak begitu greget, which made me a bit dissapointed. Bagi yang terbiasa baca novel dengan banyak unsur perang, petualangan, atau pertarungan dahsyat di dalamnya, novel ini memang jadinya biasa aja dan lebih didominasi oleh romance. Dengan setting unik macam online game yang kebanyakan misinya membasmi monster, terus terang saja, aku mengharapkan sesuatu yang lebih seru atau dramatis. Sedikit kecewa memang, tapi nggak mengurangi keasyikanku dalam membaca novel Love O2O ini. Apalagi di bagian akhirnya ada kejutan yang menyenangkan sekali. Apakah itu? Kamu baca sendiri yaa~ 😙


🎀 Karakter

Bei Wei Wei, sang tokoh utama, adalah seorang cewek gamer yang tangguh. Di dunia nyata, dia adalah seorang mahasiswi jurusan komputer di Universitas A yang ternama. Teman-temannya melihatnya sebagai cewek rumahan penggila game yang cantik jelita, tapi, Wei Wei sendiri menggambarkan dirinya sebagai “cewek cantik berotak kosong.” Kalo menurutku, Wei Wei itu cewek keren dan cerdas. Aku suka dengan karakternya yang cuek tapi setia kawan dan bijaksana. Aku juga suka dengan sikapnya yang logis. Dia dengan tegas menarik batas antara kehidupan di dunia maya dan dunia nyata. Makanya, waktu diajak cerai sama ‘suaminya’, dia mengiakan saja. Pendek kata, Wei Wei itu nggak baperan. Itulah yang membedakannya dengan gamer kebanyakan.

"Tuan Dewa, kalau dalam sehari kau tidak mempermalukanku kau pasti tidak akan bisa tidur, ya!" –hlm. 238.

Yi Xiao Nai He atau Tuan Dewa adalah karakter yang nggak banyak omong, tapi  sekalinya 'bunyi', malah sering bikin orang mati gaya. Kepercayaan dirinya tinggi sekali. Dia juga gamer yang sangat kuat dan terampil. Wei Wei sangat mengidolakan Tuan Dewa karena kemampuan bertarungnya yang hebat sekali. Di dunia nyata, Tuan Dewa tidak begitu berbeda dengan karakternya di dunia online game. Siapa dia sebenarnya, tentu sudah bisa ditebak. Tapi, kamu baca sendiri aja ya, biar ngerasain juga sensasinya saat identitasnya terungkap. Hehehe… 😆

"Sejak kecil, aku sudah terbiasa dengan perkataan seperti ini. Pada awalnya, aku masih menganggap perkataan seperti ini sebagai motivasi untuk memacuku maju, tapi sekarang perkataan seperti ini tidak bisa menjadi motivasi lagi." [...] "Motivasiku yang terbesar sekarang adalah–"
Dirimu. –hlm. 283.

Selain dua tokoh di atas, kita juga diajak berkenalan dengan tiga orang teman sekamar Wei Wei yang suka ceplas-ceplos tapi sangat perhatian dengannya, yaitu Er Xi, Xiao Ling, dan Xi Xi. Terus, ada juga para gamer cowok teman sekelompok Tuan Dewa yang kelakuannya konyol abis.

Aku suka sama semua tokoh di novel ini, soalnya karakter mereka benar-benar menyenangkan. Tingkah mereka juga lucu-lucu sehingga sering banget bikin aku ketawa sendiri. Tapi, otakku benar-benar keriting rasanya gara-gara harus mengingat-ingat formasi nama para tokoh yang belibet itu, mana panjang-panjang pulak. Untung nama tokoh utamanya sederhana aja dan mudah diingat oleh otakku yang lelah ini 😵😵😵

[Baca juga: Resensi Puzzle of Lies]

🎀 Alih Bahasa dan Desain Kover

Terjemahannya ntap soul! Halus, lancar, dan nggak kaku. Bener-bener nyaris nggak ada typo. Catatan kaki yang menjelaskan istilah-istilah dalam bahasa Mandarin dan dunia online game juga sangat membantuku dalam memahami cerita.

Desain kovernya, seperti novel-novel terbitan Haru lainnya, selalu instagrammable. Perpaduan warnanya lembut dan cantik. Ukuran bookmark-nya besar. Ini jadi nilai tambah buatku karena bookmark besar itu gampang dicari kalo nyelip-nyelip #emakpelupa 😅😂

[Baca juga: Resensi Cinder]

🎀 Final Verdict

Overall: 3.75/5 

🎀 Rekomendasi

Dengan cerita yang ringan dan manis, plus tokoh-tokoh yang loveable, novel Love O2O cocok banget dibaca saat sedang pengen refreshing atau dijadikan selingan di antara bacaan bertema berat. Novel ini juga cocok untuk pembaca remaja sampai dewasa.


"Kalau aku tahu suatu hari aku akan begitu mencintaimu."
"Aku pasti akan langsung jatuh cinta pada pandangan pertama padamu." -hlm. 411.

16 comments :

  1. Mba gita keren paham bgt paham sama buku ^^

    ReplyDelete
  2. Mbaaa.. Akupengen baca ini. Beli dimana kemaren bukunya. Onlen ada gak ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada dijual online kok. Di akun Shopee Penerbit Haru kayanya ada. Kalo aku kemarin belinya di Ble** Le*f :D

      Delete
  3. Ini kok ceritanya kayak sama zaman aku abegeh dulu.. Ahhahaha.. *kepedean.. ��
    Aku dulu juga gamers online mb gita.. Ahh.. Sampe pacaran pun sama dewa game online jg dulu.. *ini serius.. Makanya q bilang kok mirip.. Hahaha.. Jadi pengen baca.. ��

    www.shezahome.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waaah dulu gamer ya? Kereeen...

      Baca, Windaaa. Novelnya manis banget lho :D

      Delete
  4. Mba Gita, memang keren banget ya 😍, bukunya sampai banyak banget *salah fokus 😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hasil ngumpulin dari beberapa tahun yang lalu, Ay. Tapi ini udah pada mau dijualin yg lama-lama. Rak bukunya sudah mulai nggak muat lagi XD

      Delete
  5. Sudah kutandai nih, udah khatam nonton film sama dramanya.
    Penasaran banget sama novelnya, apakah sebaper filmnya? Waaaaaaa aku excited parahhhhh ><

    ReplyDelete
    Replies
    1. Novelnya lucu, Leha. Lebih dramatis versi dramanya 😁

      Delete
  6. Ini ada versi film sama drama serinya juga kan yaa

    ReplyDelete
  7. Replies
    1. Sama-sama. Makasih juga sudah berkunjung 😊

      Delete
  8. Resensi Novelnya bikin aku penasaran

    ReplyDelete
    Replies
    1. Emang sengaja dibikin gitu supaya bikin penasaran. Hihihi... XD

      Delete